Analisis Jumlah Tindak Pidana di Sumatera Selatan dengan Regresi Data Panel Tahun 2017-2022
DOI:
https://doi.org/10.30631/demos.v3i2.1870Keywords:
analisis regresi linear, kriminalitas, Sumatra selatan, Sumber daya manusiaAbstract
Pada tahun 2019, angka kriminalitas di Sumatera Selatan masih tinggi, dengan
waktu terjadinya tindak pidana yang terpendek hanya 2 jam. Hal ini menjadi sumber
kekhawatiran bagi masyarakat. Kriminalitas merujuk pada perbuatan yang melanggar
hukum, yang merugikan korban dan masyarakat dengan mengganggu ketentraman dan
ketertiban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang
memengaruhi tingkat kriminalitas di Sumatera Selatan, dengan mempertimbangkan
aspek Sumber Daya Manusia seperti indeks pembangunan manusia, angka rata-rata
lama sekolah, pengeluaran per kapita, angka harapan hidup, dan luas wilayah. Data ini
dianalisis menggunakan metode Analisis Regresi Linier. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa jumlah tindak pidana di Sumatera Selatan dipengaruhi oleh indeks
pembangunan manusia, angka rata-rata lama sekolah, pengeluaran per kapita, angka
harapan hidup, dan luas wilayah sebesar 78.82%, sementara 21.18% dipengaruhi oleh
variabel lain.
References
1.png)



