PENGARUH RASIO CAR, FDR, BOPO DAN NPF TERHADAP ROA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2021-2023

Penulis

  • Ahsan Putra Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Maulana Hamzah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Seri Jana Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.30631/margin.v5i1.3000

Abstrak

Penelitian ini menganalisis pengaruh rasio CAR, FDR, BOPO dan NPF terhadap rasio ROA pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021-2023. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data diperoleh dari  30 data keuangan melalui format tahunan  periode 2021-2023 sebanyak  dipublikasikan oleh Bank Indonesia, OJK, dan juga dipublikasikan oleh situs resmi dari bank sampel penelitian ini. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel CAR memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return on assets (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia dari tahun 2021 hingga 2023. Nilai p-value CAR sebesar 6,80e-07 < 0,05. Sedangkan pada variabel FDR tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return on assets (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia dari tahun 2021 hingga 2023. Nilai p-value FDR sebesar 0, > 0,05. Pada variabel BOPO memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return on assets (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia dari tahun 2021 hingga 2023. Nilai p-value BOPO sebesar 1,04e-10 <  0,05. Dan pada variabel NPF tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return on assets (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia dari tahun 2021 hingga 2023. Nilai p-value NPF sebesar 0,3545 > 0,05. Hasil analisis regresi secara simultan menunjukkan bahwa CAR, FDR, BOPO dan NPF berpengaruh signifikan terhadap ROA Bank Umum Syariah dengan porsi 89,81% variasi ROA dijelaskan oleh CAR, FDR, BOPO dan NPF serta sisanya 10,19%. dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-30

Terbitan

Bagian

Articles

##category.category##